Puisi "untuk Ibu"

Hari itu aku datang ke dunia
Menangis karena dapat bersuara
Hari itu aku melihat sosok
Dan berusaha meraih wajahnya

Tak dapat, aku terlalu kecil
Tak sampai, aku terlalu lemah
Tak bisa, aku terlalu bingung
Tak kuasa, aku hanyalah bayi mungil biasa

Namun ia datang menghampiri
Meraih jempol mungilku
Menatap lembut kedua mataku
Membelai hidung kecilku

Saat itu aku bertanya, "siapa dia Tuhan?"
"Mau apa dia Tuhan?"
"Mengapa begitu lembut pandangannya?"
"Siapa dia?"

Aku menangis, ia menggendongku
Aku berteriak, ia mendamaikanku
Aku kelaparan, ia menyusuiku
Oh inikah malaikat tak bersayap bernama Ibu?
Tuhan, sekarang aku mengerti






Hari ini 26 januari 2015, selamat ulang tahun ke-44 teruntuk mamaku Ismining Rahayu, mama terbaik, tercantik, dan terhebat yang Tuhan kirim untukku. Tuhan menyertai mu selalu ma☺

Komentar

Postingan Populer